Biografy of Sufyan bin Uyainah
Sufyan
bin uyainah
# Sufyan bin ‘Uyainah adalah seorang Imam Sunni dan ahli hadits
di tanah haram Makkah. Julukan kunyah beliau adalah “Abu Muhammad Al-Hilali Al-Kufi
Al-Makki”. Nama lengkapnya adalah Sufyan bin Uyainah bin Abu Imran Maimun
(Arab: ابو محمد سفيان بن عيينة بن ميمون الهلالي الكوفي).
Beliau lahir di kota Kuffah pada pertengahan bulan Sya'ban tahun 107 H. Beliau
menuntut ilmu hadits sejak berusia 10 tahun. mendapatkan ilmu yang banyak dan
kuat hafalannya. Beliau sempat bertemu dengan 87 tabi’in dan mendengar hadits
dari 70 orang di antara mereka. Yang paling terkenal diantaranya adalah Ja’far
ash-Shadiq, Humaid ath-Thawl, dan Abdullah bin Dinar. Beliau tidak hanya
mengumpulkan ilmu namun juga menuliskannya sampai kepada 'uluwul isnad (riwayat
yang tertinggi). Jumlah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Uyainah adalah
sekitar 7000 hadits, dan beliau tidak memiliki karya tulis berupa buku. Pada
tahun 163 H ia pindah dari Kufah ke Makkah, ia menetap di kota ini mengajar
hadits dan al-Quran kepada orang orang Hijaz sampai dengan wafatnya. Beliau
meninggal pada bulan Jumadil Akhir 198 H dalam usia 91 tahun.
·
Perjalanan menuntut ilmu
Syu'bah bin Al hajaj
berkata," Saya melihat Ibnu Uyainah orang yang masih kecil, dia membawa
papan yang panjang ketika belajar pada Amru bin Dinar.." Yahya bin Adam
berkata," Saya tidak melihat seorangpun yang tidak salah ketika diuji
hafalan haditsnya kecuali Sufyan bin Uyainah."
Ziyad bin Abdulloh bin
Khuza'I mendengar Sufyan bin Uyainagh berkata,"Dahulu ayahku adalah
seorang penukar uang (money changer) di Kota Kufah, maka ketika kami
telah sampai di Kota Mekah kemudian menuju mesjid. tanpa sengaja aku bertemu
dengan Amru bin Dinar (seorang ulama besar di zamannya -red). Dia membacakan
kepadaku 8 hadits. lalu saya memegang tali keledainya sehingga dia sholat. Maka
ketika dia keluar dari masjid saya setorkan 8 hadits yang tadi disampaikannya,
maka diapun berdoa" Semoga Allah memberkahi dirimu.""
Ibnu Al Madini
mendengar Ibnul Al Uyainah berkata," Saya belajar pada Abdul Karim Al
hazari selama 2 tahun dan dia berkata kepada penduduk kotanya,"Perhatikan
anak kecil ini, dia bertanya kepadaku sedangkan kalian tidak bertanya
kepadaku." Mujahid bin Musa mendengar Ibnu Uyainah berkata,"Aku
menulis sesuatu melainkan telahku hafalkan sebelum menulisnya."
è Guru-guru beliau
Beliau belajar kepada
banyak syaikh/guru, diantaranya :
- Amru bin Dinar
- Ibnu Syihab Az Zuhri
- Ashim bin Abu najud
- Abdulloh bin Dinar
- Zaid bin Aslam
- Muhammad bin Al Munkadir
- 'Atha bin As Saib
- Yahya bin Said Al Ansari
- Sulaiman Al-A'masy
- Suhail bin Abu Shalih
- Ibnu Juraij
- Syu'bah
- Zaidah bin Qudamah
- dan ulama lainnya -rahimakumulloh-
è Murid-murid beliau
Penuntut ilmu yang datang kepada beliau sangat banyak. Diantara yang meriwayatkan
hadits darinya adalah Al A'masy, Ibnu Juraij dan Syu'bah (guru-guru beliau
sendiri). Murid murid beliau yang lain diantaranya :
- Hamam bin Yahya
- Zuhair bin Mua'wiyah
- Abu Ishaq Al Fazari
- Abdullah bin Al-Mubarak (Ibnul Mubarak)
- Yahya Al Qohthan
- Muhammad bin Idris (Imam Asy-Syafi'i)
- Al-Humaidi
- Said bin Manshur
- Yahya bin Ma'in
- Ahmad bin hanbal (Imam Ahmad)
- Abu bakar bin Abu Syaibah (Ibnu Abi Syaibah)
- Muhammad bin Al Mutsanna
- Az Zubair bin Bikar
- Mis’ar bin Kidam
- Ali bin Madini.
dan masih banyak lagi -rahimakumulloh-
·
Pandangan Para Ulama
Ibnu Hajar Al-Asqalani
berkata mengenai dirinya:” Dia (sufyan bin Uyainah) seorang yang Tsiqah,
Hafidz, dan seorang yang ahli fiqh, Boleh jadi dia melakukan Tadlis tetapi dari
orang orang yang terpercaya”.
Imam Syafi’i memberikan
kesaksian atas keilmuannya: "Kalaulah bukan karena Imam malik dan Sufyan
bin Uyainah maka akan hilanglah perbendaharaan ilmu di Hijaz."
Imam Syafii juga
berkata," Tidaklah aku melihat seorangpun yang memiliki keluasan ilmu
sebagai Syuyah bin Uyainah dan tidaklah saya melihat orang yang lebih dapat
menahan diri untuk berfatwa daripada Ibnu Uyainah. Dan tidaklah saya melihat
seorangpun yang lebih bagus dalam menafsirkan hadits dibanding Ibnu
Uyainah."
Imam Abdurrahman bin
Mahdi berkata," Ibnu Uyainah adalah orang dari Hijaz yang paling alim
tentang hadits-hadits."
Abdurrahman bin Wahb
berkata,"Saya tidak mengetahui tentag tafsir Al Qur'an daripada Ibnu
Uyainah, adapun untuk sunnah maka Ahmad bin Hanbal lebih mengetahuinya daripada
Sufyan bin Al Uyainah."
Ibnu Al-Madini mendengar
Yahya Al Qoththan berkta," Tidaklah seorangpun dari guruku yang tersisa
selain Sufyan Ibnu Uyainah dan beliau menjadi Imam semenjak 40 tahun yang
lalu."
Abdurrazaq
berkata," Saya tidak melihat seorangpun setelah Ibnu Juraij yang seperti
Ibnu Uyainah dalam kefasihan berbicara."
· Periwayatan Hadits Sufyan bin Uyainah
Abu Hatim Ar-razi
berkata,"Sufyan bin Uyainah adalah imam yang tsiqoh (terpercaya) dan dia
adalah orang yang tahu tentang hadits dari jalur Amru bin Dinar daripada
Syu'bah." Yahya bin Ma'in berkata,"Sufyan bin Uyainah adalah orang
yang lebih tsabat (terpercaya) terhadap hadits yang diriwayatkan dari Amru bin
Dinar." Diriwayatkan bahwa Sufyan bin Uyainah memliliki beberapa saudara
yaitu Imran bin Uyainah, Ibrahim bin Uyainah, Adam bin Uyainah dan Muhammad bin
Uyainah yang semuanya meriwayatkan hadits Sufyan bin Uyainah. Hanya saja Sufyan
dikenal dengan taldis dalam meriwayatkan hadits dari jalur AzZuhri dan tidaklah
beliau mentaldis hadits darinya melainkan dari perawi yang tsiqoh (terpercaya).
· Hikmah dari Ibnu Uyainah
Ibnu Hajar Al-Asqalani
berkata mengenai dirinya:” Dia (sufyan bin Uyainah) seorang yang Tsiqah,
Hafidz, dan seorang yang ahli fiqh, Boleh jadi dia melakukan Tadlis tetapi dari
orang orang yang terpercaya”.
Imam Syafi’i memberikan
kesaksian atas keilmuannya: "Kalaulah bukan karena Imam malik dan Sufyan
bin Uyainah maka akan hilanglah perbendaharaan ilmu di Hijaz."
Imam Syafii juga
berkata," Tidaklah aku melihat seorangpun yang memiliki keluasan ilmu
sebagai Syuyah bin Uyainah dan tidaklah saya melihat orang yang lebih dapat
menahan diri untuk berfatwa daripada Ibnu Uyainah. Dan tidaklah saya melihat
seorangpun yang lebih bagus dalam menafsirkan hadits dibanding Ibnu
Uyainah."
Imam Abdurrahman bin
Mahdi berkata," Ibnu Uyainah adalah orang dari Hijaz yang paling alim
tentang hadits-hadits."
Abdurrahman bin Wahb
berkata,"Saya tidak mengetahui tentag tafsir Al Qur'an daripada Ibnu
Uyainah, adapun untuk sunnah maka Ahmad bin Hanbal lebih mengetahuinya daripada
Sufyan bin Al Uyainah."
Ibnu Al-Madini
mendengar Yahya Al Qoththan berkta," Tidaklah seorangpun dari guruku yang
tersisa selain Sufyan Ibnu Uyainah dan beliau menjadi Imam semenjak 40 tahun
yang lalu."
Abdurrazaq
berkata," Saya tidak melihat seorangpun setelah Ibnu Juraij yang seperti
Ibnu Uyainah dalam kefasihan berbicara."
· Rujukan
1. ^ adz-Dzahabi, Muhammad ibn Ahmad
(1957). al-Mu`allimi, ed. Tadzkirah al-Huffazh 1. Hyderabad: Dairah al-Ma`arif
al-`Uthmaniyyah. pp. 262–5.
Comments
Post a Comment